Rihlah To Jepara
Jepara
Pada tanggal 16 Desember
2019 adalah hari dimana keberangkatan ke
Jepara dan Pare. Jadi disekolah ini ada program rihlah ke Jepara dan Pare.
Jepara untuk belajar kitab, Pare untuk belajar Bahasa inggris, sedangkan saya
memutuskan untuk ke Jepara, belajar kitab.
Sebenarnya
keberangkatan ke Jepara itu jam 10, tetapi karena ada sedikit masalah dengan
busnya, maka kita berangkat jam 4. Sesampainya di bis, saya menaruh semua
barang yang saya bawa setelah itu langsung duduk dikursi bis barisan kedua dekat
kaca. Ke Jepara membutuhkan waktu kurang lebih 12 jam.
Sesampainya
di Jepara, tepatnya di pondok pesantren amtsillati Darul Falah, kami diturunkan
ditempat khusus para tamu selagi menunggu registrasi, setelah selesai kami
diantarkan menuju asrama.
Sesampainya di asrama, kami merapihkan
barang yang kami bawa ke loker, istirahat, dan melihat-melihat sekitar.
Asrama nya luas, ukuran kamar seperti
aula, digunakan untuk Kegiatan Belajar Mengajar, makan, istirahat, dan juga
tidur. Teman-teman disana juga asyik, dan juga terdapat banyak makanan enak dan
murah.
Kami
disana selama 2 minggu, selama 2 minggu itu kami belajar kitab amtsillati,
metode cepat untuk belajar kitab. KBM, setoran materi, solat, istirahat, makan, mandi, itulah
kegiatan yang kami lakukan selama 2 minggu. Yang paling berat bagi kami adalah
setoran hafalan materi.
Semalam
sebelum hari kepulangan, kami telah selesai menghafal semua materi yang ada,
kami senang dan tenang sekali karena hal yang paling terberat telah
terlewatkan, tetapi pada malam itu, ketika kami ingin pamitan dengan ustadzah
disana, ketua amtsillati menanyakan hafalan materi kita, dan materi tambahan
nya juga, tetapi kami belum selesai menghafal materi tambahan karena guru
pembimbing kami mengatakan tidak usah untuk dihafal karena kita tidak mengikuti
tes jilid, beliau mengatakan jika belum selesai maka kami tidak diperbolehkan
pulang, tapi pada akhirnya kami pulang juga esoknya walaupun hafalan belum selesai.
Besoknya, kami pergi ke salah satu pantai yang
berada di Jepara, disana kami foto-foto dan menikmati pemandangan disekitar
pantai. Setelah itu kami menuju Sunan Kudus untuk ziarah dan beli oleh-oleh.
Selesai dari itu kami balik ke Jakarta menggunakan bis. Di bis semua telah
lelah sehingga tertidur.
pengalaman 2 minggu yang menarik. Sering-sering lah nulis di blog. Pengalaman di pondok bisa jadi menarik untuk di tulis. Belum banyak yang ngeblog tentang pesantren. Apalagi pengalaman belajar di pondok. So... lanjutkan menulis apapun dengan gaya bahasa yang disukai. Bisa jadi motivasi diri dan orang lain yang belum mengenal dunia pesantren.
BalasHapus